Selasa, 11 November 2014

Tugas Akhir_Fabyolla Moll_705140020_A

Skizofrenia

Latar Belakang
     Skizofrenia merupakan penyakit jiwa kronis di mana penderita terganggu proses pikirannya sehingga timbul halusinasi, delusi, pikiran tidak jelas,dan tingkah laku atau bicara tidak wajar. ini akibat gangguan keseimbangan neuro kimia di otak. dari total populasi berisiko di indonesia sebanyak 1.093.150 orang, hanya 3,5 persen (38.260 orang) yang terlayani di fasilitas kesehatan.
     Pengaruh penyakit skizofrenia sangat banyak dampak negatif dan positif  yang dapat mengubah mental seseorang.Kesulitan dalam bekerja dan daya ingat jangka panjang, perhatian, peran eksekutif, dan kecepatan untuk mengolah juga sangat umum terjadi.
     Pada masa akhir remaja dan awal masa dewasa merupakan periode puncak untuk timbulnya skizofrenia, yang merupakan tahun kritis perkembangan sosial dan vokasional pada seorang dewasa muda. Pada 40% laki-laki dan 23% perempuan didiagnosis dengan skizofrenia, di mana manifestasi kondisi ini muncul sebelum usia 19 tahun.

Pengertian Skizofrenia
     Menurut kamus lengkap psikologi schizoprenia didefinisikan sebagai satu nama umum sekelompok reaksi psikotis, dicirikan dengan pemunduran emosional dan afektif dan tergantung pada tipe dan adanya halusinasi, delusi, tingkah laku negativitas, dan kemunduran atau perusakan yang progresif. 
     Pengertian skizofrenia menurut para ahli, skizofrenia adalah gangguan mental yang sangat berat. gangguan ini di tandai dengan gejala-gejala positif seperti pembicaran yang kacau, delusi, halusinasi, gangguan kognitif dan persepsi; gejala-gejala negatif seperti avolition (menurunnya minat dan dorongan), berkurangnya keinginan bicara dan miskinnya isi pembicaraan, kehidupan afek yang datar; serta terganggunya relasi personal (Arif,2006).

    

Penyebab Skizofrenia
     Skizofrenia adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh faktor-faktor yang sampai hari ini belum diketahui dengan pasti. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penderita umumnya mengalami ketidakseimbangan pada cairan kimia otak, khususnya ketidakseimbangan pada dua jenis cairan kimia otak, yakni dopamine dan serotonin. 
     Dopamine adalah cairan kimia yang bertanggung jawab terhadap emosi motivasi, sedangkan serotonin bertindak sebagai pembawa berita dan stimulator mengalami peningkatan pada aktivitas serotonin dan dopamine ini (Simanjuntak, 2008).

Gejala-Gejala Skizofrenia
     Sampai saat ini telah ditemukan beberapa tipe penyakit ini. Di antaranya yaitu : (a) tipe katatonik, (b) tipe paranoid.
     Tipe katatonik : skizofrenia katatonik adalah satu bentuk skizofrenia dengan gangguan parah pada proses-proses motorik.
     Tipe Paranoid : terdapat waham yang menonjol, biasanya waham kejar atau waham kebesaran (misalnya merasa diri sebagai penyelamat bangsa atau nabi) (Simanjuntak, 2008).


Pengobatan
     Ada tiga pola utama terapi yang biasa dipakai: drugs therapy, psychotherapy, dan family and community support programme. ada riga jenis kelompok cara pengobatan yang diberikan: our patient therapy (menyediakan dukungan dalam menyesuaikan diri pada kehidupan normal dan mencegah agar tidak kumat). perawatan pada saat weekend, dan rawat inap. tujuan pengobatan adalah mengembalikan penderita skizofrenia pada komunitas sesegera mungkin (Semiun,  2006).


Gejala positif skizofrenia
     Gejala-gejala positif yang diperlihatkan pada penderita skizofrenia adalah sebagai berikut: (a) Halusinasi, (b) kekacauan alam pikir, (c) Gaduh, gelisah, tidak dapat diam, mondar-mandir, agresif, bicara dengan semangat dan gembira berlebihan, (d) merasa dirinya orang hebat, (e) pikirannya penuh dengan kecurigaan atau seakan-akan ada ancaman terhadap dirinya, (e) menyimpan permusuhan (Hawari, 2001).

Gejala negatif skizofrenia
     Gejala-gejala negatif yang diperlihatkan oada penderita skizofrenia adalah sebagai berikut: (a) alam perasaan (affect) tumpul dan mendatar, (b) menarik diri atau mengasingkan diri, (c) sukar diajak bicara dan pendiam, (d) pasif dan apatis, (e) sulit dalam berpikir abstrak, (f) pola pikir stereotip (Hawari,2001).

Simpulan
     Skizofrenia merupakan penyakit gangguan jiwa yang banyak terjadi pada dewasa dan banyak faktor yang menjadi penyebab terjadi skizofrenia seperti, mengalami ketidakseimbangan pada cairan kimia otak, ada gejala positif dan negatif yang terdapat dalam penyakit skizofrenia. Banyak pengobatan yang dapat dilakukan dalam upaya pengobatan skizofrenia serta dukungan keluarga terdekat juga sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan skizofrenia.


















DAFTAR PUSAKA

Simanjuntak, J. (2008). Konseling gangguan jiwa dan okultisme membedakan gangguan jiwa dan kerasukan setan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Arif, I. S. (2006). Skizofrenia memahami dinamika keluarga pasien. Bandung: Refika Aditama.
Semiun,Y. (2006). Gangguan-gangguan mental yang sangat berat, simtomatologi, proses diagnosis, dan proses terapi gangguan-gangguan mental. Yogyakarta : Kanisius
Hawari, D. (2001).Skizofrenia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Chapin, J.P. (2005). Kamus lengkap psikologi. Jakarta : Rajawali Pres. Dariyo,B (2008).



Rabu, 05 November 2014

Pentingnya Keluarga dalam Perkembangan Anak

Pentingnya Keluarga dalam Perkembangan Anak

Pengertian Keluarga
     Pengertian keluarga menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Keluarga merupakan bentuk perkumpulan dari dua atau lebih manusia yang memiliki hubungan darah yang tinggal dalam satu rumah (Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], 2000).
     Pengertian keluarga menurut para ahli, Keluarga adalah sebagaimana sebuah kesatuan yang kompleks dengan atribut yang dimiliki tetapi terdiri dari beberapa komponen yang masing-masing mempunyai sebagaimana individu. [“Pengertian keluarga menurut para ahli”, 2014]
    Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa keluarga adalh sebuah kesatuan yang memiliki hubungan darah yang tinggal dalam satu rumah.

Pengaruh Orangtua dalam Perkembangan Anak
     Orang tua adalah faktor utama yang berperan penting dalam perkembangan anak yang diejawantahkan dalam bentuk pola pengasuhan orang tua. Menurut Steinberg, pengasuhan orang tua memiliki dua komponen, yaitu gaya pengasuhan (parenting style) dan praktek pengasuhan (parenting practices). Gaya pengasuhan didefinisikan sebagai sekumpulan sikap yang dikomunikasikan kepada anak dimana perilaku orang tua diekspresikan sehingga menciptakan suasana emosional. (Rohmah,2013)

Fungsi Keluarga
     Fungsi biologis. Terdapat beberapa fungsi biologis, yaitu (a) untuk meneruskan keturunan, (b) memelihara dan membesarkan anak, (c) memberikan makanan bagi keluarga, (d) memenuhi kebutuhan gizi, (e) merawat dan melindungi (f) kesehatan para anggotanya, dan  (g) memberi kesempatan untuk berekreasi.
     Fungsi psikologis. Terdapat beberapa fungsi psikologis, yaitu (a) identitas keluarga serta rasa aman dan kasih sayang, (b) pendewasaan kepribadian bagi para anggotanya, (c) perlindungan secara psikologis, dan (d) mengadakan hubungan keluarga dengan keluarga lain atau masyarakat.
     Fungsi sosial budaya atau sosiologi. Terdapat fungsi sosial budaya atau sosiologi, yaitu  (a) meneruskan nilai-nilai budaya, (b) sosialisasi, dan (c) pembentukan norma-norma, tingkah laku pada tiap tahap perkembangan anak serta kehidupan keluarga.
     Fungsi sosial. Terdapat beberapa fungsi dari sosial, yaitu (a) mencari sumber-sumber untuk memenuhi fungsi lainnya, (b) pembagian sumber-sumber tersebut untuk pengeluaran atau tabungan, dan (c) pengaturan ekonomi atau keuangan.
     Fungsi pendidikan. Terdapat beberapa fungsi pendidikan, yaitu (a) penanaman keterampilan, tingkah laku dan pengetahuan dalam hubungan dengan fungsi-fungsi lain, (b) persiapan untuk kehidupan dewasa, dan (c) memenuhi peranan sehingga anggota keluarga yang dewasa. [“fungsi keluarga”, 2012]
Peran Orangtua dalam Perkembangan Anak
     Orang tua sebagai lingkungan pertama dan utama dimana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, artinya disinilah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga orang tua berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga. Menurut Hasbullah (1997), dalam tulisannya tentang dasar-dasar ilmu pendidikan, bahwa keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki beberapa fungsi yaitu fungsi dalam perkembangan kepribadian anak dan mendidik anak dirumah; fungsi keluarga/orang tua dalam mendukung pendidikan di sekolah. [“Peran orangtuan dalam perkembangan anak”,2014]






Daftar Pusaka

Definisi fungsi dan bentuk keluarga, (2014). Diunduh dari http://www.kajianpustaka.com/2012/11/definisi-fungsi-dan-bentuk-keluarga.html
Pengertian keluarga menurut para ahli, (2014). Diunduh dari http://dilihatya.com/891/pengertian-keluarga-menurut-para-ahli 

Rohmah, (2013). Pengaruh orang tua dalam perkembangan anak. Diunduh dari http://www.dakwatuna.com/2013/05/25/33792/pengaruh-orang-tua-dalam-perkembangan-anak/#axzz3IBuqYEp9

Selasa, 07 Oktober 2014

Field Trip

Field Trip Kampung Betawi pada tanggal 2 Oktober 2014




  • Kampung Betawi diresmikan tanggal 20 Januari 2001 oleh Gubernur Sutiyoso.
  • Kampung Betawi adalah hasil musyawarah antara rakyat dan Pemprov DKI. 
  • Luas Kampung Betawi 289 hektar dengan 4 RW, yaitu RW 6,7,8,9. 
  • Objek wisata di Kampung Betawi dibagi 3, yaitu:


  1. Objek wisata budaya (rumah adat, kesenian, joglo, dll)
  2. Objek wisata agro
  3. Objek wisata air


SENI DAN BUDAYA
Pementasan
  • Lenong 
  • Topeng 
  • Tanjidor 
  •  Marawis 
  • Gambang Kromong 



Pakaian
  • Baju adat Betawi untuk laki-laki disebut Sadaria (peci, cukin, baju koko)
  • Baju adat Betawi untuk perempuan disebut Kebaya atau Encim 






Kuliner 
  • Dodol 
  • Kerak telor 
  • Wajik 
  • Geplak 
  • Kembang goyang 
  • Gulali 

Batik Betawi 



  • Tahun 2013, keluarga batik betawi didirikan.
  • Ada 12 sanggar batik betawi
  • Ciri khas dari batik betawi adalah warnanya yang cerah. 










Bahasa Betawi
Bahasa Betawi ada 2 jenis, yaitu:
  1. Bahasa Betawi Pinggir: menggunakan bahasa seperti bahasa Indonesia. Contohnya: “siapa” tetap menjadi “siapa”
  2. Bahasa Betawi Tengah: menggunakan dialek bahasa Melayu. Contohnya: “siapa” menjadi “siape”
Tarian
  • Tari Lenggang Nyai 
  •  Tari Topeng Betawi 
  • Tari Yapong 

Refleksi

  •  Betawi kaya akan seni dan budaya, oleh karena itu budaya betawi harus terus dilestarikan.
  • }Pemerintah juga harus lebih menggalakkan dan memperhatikan budaya betawi, karena selama ini budaya betawi sudah hampir hilang.
  • Tata krama dalam masyarakat betawi juga harus terus dijaga.  

ETOS KERJA

Pada field trip ke Perkampungan Budaya Betawi kemarin, kami tidak hanya belajar mengenai kebudayaan di sana, tetapi kami juga belajar tentang etos kerja yang dilakukan oleh para pedagang yang ada di tempat ini.
Berikut ini adalah hasil wawancara kami dengan para pedagang di tempat ini.


Nama: Ade
Pekerjaan: Penjual es potong 
}  Usia : 24 tahun 
}  Lama bekerja :  5 tahun , sebelumnya kerja serabutan 
}  Pengalaman Indah : Pada saat berjualan banyak pembeli, sehingga mendapat banyak masukan  dan jika cuaca cerah 
}  Pengalaman buruk : pada saat musim hujan , karena pemasukan menjadi berkurang 
}  Keluarga : Sudah berkeluarga dan mempunyai anak , berumur satu tahun 
}  Keuntungan berjualan :  Cukup untuk biaya hidup sehari hari 
}  Nilai religi : Rajin sholat 
}  Nilai – nilai kehidupan : Kita harus komitmen dalam peraturan, seperti antara karyawan dan bos 
}  Harapan : ingin mempunyai usaha sendiri 

Nama: Yayat Pekerjaan: Penjual ketupat sayur
}  Usia : 24 tahun
}  Lama bekerja : 3 tahun
}  Pengalaman indah : Saat bekerja dapat bertemu teman baru
}  Pengalaman buruk : Saat jualan sepi
}  Pendapatan : 200 ribu per hari
}  Keluarga: Sudah berkeluarga , mempunyai 1 anak, berumur 7 tahun
}  Tujuan berjualan: Mampu untuk membiayai kehidupan sehari hari dan untuk membayar kontrakan
}  Nilai religi: Rajin sholat
}  Nilai – nilai kehidupan: Kita harus rajin, dan taat beribadah, misalnya yang dicontohkan oleh Pak Yayat dengan sholat sebelum bekerja.
Nama: Mini
Pekerjaan: Penjual gorengan dan   kerupuk
}  Usia : 45 tahun
}  Lama bekerja : 5 tahun
}  Pengalaman baik : Dengan bekerja dapat menyekolahkan anak
}  Pengalaman buruk : Jika pada saat berjualan tidak laku atau sepi
}  Keluarga : Sudah berkeluarga dan mempunyai tiga anak berumur 25, 30, 35 tahun. Suami sakit sejak tahun 2009
}  Nilai religi : mengikuti pengajian , dan rajin sholat
}  Nilai – nilai kehidupan : Kita harus rajin, seperti yang dicontohkan oleh Bu Ani dengan siap – siap bekerja dari jam tiga pagi , dan kreatif
Nama: Mawar
Pekerjaan: Penjual umang- umang
}  Usia : 66 tahun
}  Lama bekerja : 4 tahun, sebelumnya jual pakaian
}  Umang – umangnya diambil langsung dari Padang, Ia beli  dari nelayan
}  Pengalaman baik : Saat ramai pengunjung, dan tempat berjualan selalu aman
}  Pengalaman buruk : Menurut Pak Mawar, selama ini belum ada
}  Keluarga : sudah berkeluarga mempunyai  4 anak dan 3 cucu
}  Tujuan berjualan : untuk mengisi waktu luang
}  Pendapatan : bervariasi, kalau hari Minggu bisa 600 ribu
}  Nilai Religi : taat beribadah ( sholat )
}  Nilai – nilai kehidupan :  harus fokus , disiplin 


Nama: Achmad
Pekerjaan: Buruh sekaligus pembuat jala ikan
}  Usia : 59 tahun
}  Lama bekerja : Sejak kecil
}  Pengalaman Indah : Saat bekerja selalu damai , dan tenteram
}  Keluarga : sudah berkeluarga mempunyai 3 anak dan 5 cucu
}  Nilai religi : taat beribadah
}  Nilai kehidupan : Tanggung jawab sama keluarga
Nama: Husein
Pekerjaan: Penjual Gulali
}  Usia : 37 tahun
}  Lama bekerja : 10 tahun, sebelumnya bekerja di konveksi
}  Keluarga : sudah berkeluarga, mempunyai 2 anak, kelas 5 SD dan TK
}  Pengalaman indah : Saat berjualan laku
}  Pengalaman buruk : Pada saat diundang ikut acara, tetapi tempatnya udah penuh
}  Pendapatan : kira kira 100 ribu per hari
}  Keuntungan : Dapat untuk menyekolahkan anak , dan membuat rumah
}  Nilai religi : Rutin sholat
}  Nilai kehidupan : bersyukur dan tidak mudah putus asa
Nama: Dewi 

Pekerjaan: Penjual dodol
}  Usia : 34 tahun
}  Lama bekerja : 6 tahun jualan
}  Dodolnya dibuat sendiri
}  Pendapatan : Kalau sepi 100 ribu, kalau banyak pembeli seperti saat lebaran bisa 3 juta per hari
}  Pengalaman indah : kalau dagangan habis
}  Pengalaman buruk: Pada saat hujan karena langsung bubar
}  Keluarga : sudah berkeluarga dan punya 2 anak
}  Nilai religi : ada mushola jadi pasti akan sholat
}  Nilai kehidupan : harus kreatif, misalnya kalau hari libur dagangan banyak, produk dibuat berbagai variasi 
Nama : Edoy
Pekerjaan: Penjual Cincau
}  Usia : 50 tahun
}  Lama bekerja : 12 tahun
}  Cin caunya diambil dari orang lain
}  Keluarga : sudah berkeluarga, dan punya tiga anak , berumur 6, 16, dan 20 tahun
}  Pengalaman Indah : Saat hari raya atau hari libur banyak pembeli
}  Pengalaman buruk : Saat sepi/jualan tidak laku
}  Pendapatan : kalau sepi 20 ribu
}  Keuntungan : Cukup untuk kebutuhan sehari hari
}  Nilai religi : taat ibadah
}  Nilai Kehidupan : harus punya komitmen dan rajin 

Refleksi

}  Dalam kehidupan kita sehari hari, terutama saat bekerja kita harus mengutamakan Tuhan, menjalankan komitmen yang telah dibuat, rajin, fokus saat bekerja, disiplin dan bersyukur.
}  Selain itu kita juga harus mengingat keluarga kita.

Pengaruh Globalisasi terhadap Budaya Betawi
Ø  Negatifnya:
      Bahasa Betawi Tengah mulai hilang karena pengaruh dari budaya-budaya lain.
Ø  Positifnya:
      Batik Betawi mulai dikenal masyarakat luar Indonesia



EKSISTENSIALISME



Apa itu eksistensialisme?

  • Aliran filsafat yang pokok utamanya adalah    manusia dan cara beradanya yg khas di tengah makhluk lainnya.
  • Etimologis: ex= keluar, sistentia (sistere)=berdiri. Manusia bereksistensi = manusia baru menemukan diri sebagai aku dengan keluar dari dirinya.
  • Pusat diriku terletak di luar diriku. Ia menemukan pribadinya dg seolah-seolah keluar dari dirinya sendiri dan menyibukkan diri dengan apa yang diluar dirinya.
  • Hanya manusialah bereksistensi. Eksistensi tidak bisa disamakan dengan ‘berada’. Pohon, anjing berada, tapi tidak berseksistensi.
  • filsafat harus bertitik tolak pada manusia konkrit, manusia sebagai eksistensi, maka bagi manusia eksistensi mendahului esensi.

Ciri-ciri eksitensialisme

  • Motif pokok adalah eksistensi, cara manusia berada. Hanya manusia bereksistensi.
  • Bereksistensi harus diartikan secara dinamis. Bereksistensi berarti menciptakan diri secara aktif, berbuat, menjadi, merencanakan.
  • Manusia dipandang terbuka, belum selesai. Manusia terikat pd dunia sekitarnya, khususnya pada sesamanya.
  • Memberi penekanan pada pengalaman konkrit.

Pokok  ajaran kinkegaard
  • Kritik terhadap Hegel: Kierkegaard memandang Hegel sebagai pemikir besar, tapi satu hal yang dilupakan Hegel – menurut Kierkegaard – adalah eksistensi menusia individual dan konkret. Manusia tidak dapat dibicarakan ‘pada umumnya’ atau ‘menurut hakekatnya’, karna manusia pada umumnya tidak ada.
  • Eksistensi berarti bagi Kierkegaard: merealisir diri, mengikat diri dengan bebas, dan mempraktekkan keyakinannya dan mengisi kebebasannya.
  • Ada tiga cara bereksistensi: tiga sikap thdp hidup, yaitu:
    • Sikap estetis: Merengguh sebanyak mungkin kenikmatan, yang dikuasai oleh perasaan. Cara hidup yg amat bebas. Manusia hrs memilih hidup terus dengan kenikmatan atau meloncat ke tingkat lebih tinggi lewat pilihan bebas.
    • Sikap etis: Sikap menerima kaidah2 moral, suara hati dan memberi arah pada hidupnya. Ciri khasnya menerima ikatan perkawinan. Manusia sudah mengakui kelemahannya, tapi belum melihat cara mengatasinya. Bila ia mengakui butuh pertolongan dari atas, maka ia loncat ke sikap hidup religius.
    • Sikap religius: Berhadapan dengan Tuhan, manusia sendirian. Karna manusia religius percaya pada Allah, maka Allah memperlihatkan diriNya pada manusia. Percaya model A ialah Allah hadir dimana-mana. Yang sukar adalah percaya model B: percaya bahwa Allah menerima wajah manusiawi dalam Yesus agar bisa berjumpa dengan Dia. Kita percaya model B, bila kita percaya bahwa kita yang lahir dalam waktu bisa menjadi abadi. Kita bisa menjadi seperti yang kita percayai.
Subyektivitas dan eksistensi sbg tugas
Eksistensi manusia adalah tugas, yang harus dijalani dengan kesejatian sehingga orang tidak tampil dengan semu. Bila eksistensi suatu tugas, ia harus dihayati sebagai suatu yang etis dan religius. Eksistensi sebagai tugas disertai oleh tanggungjawab.

Publik dan individu
Pendapat umum kerap didukung oleh khalayak ramai yg anonim belaka. Publik bagi Kierkegaard hanya abstraksi belaka, bukan realitas. Publik menjadi berbahaya bila itu dianggap nyata.


EKSISTENSIALISME MENURUT SARTRE


Pemikiran filsafat sartre
  • Bagi Sartre, manusia mengada dengan kesadaran sabagai dirinya sendiri. Keberadaan manusia berbeda dengan keberadaan benda lain yang tidak punya kesadaran.
  • Untuk manusia eksistensi adalah keterbukaan, beda dengan benda lain yang keberadaannya sekaligus berarti esensinya.  Bagi manusia eksistensi mendahului esensi.
  • Tanggungjawab yang menjadi beban kita jauh lebih besar dari sekedar tanggungjawab terhadap diri kita sendiri.
  • Tuhan tidak bisa dimintai tanggungjawab . Tuhan tidak terlibat dalam putusan yg diambil oleh manusia. Manusia adalah kebebasan, dan hanya sebagai makhluk yang bebas dia bertanggungjawab.
  • Tanpa kebebasan eksistensi manusia menjadi absurd. Bila kebebasannya ditiadakan, maka manusia hanya sekedar esensi belaka.
Kebutuhan manusia
  • Dalam eksistensi manusia, kehadiran selalu menjelama sebagai wujud yang bertubuh. Tubuh mengukuhkan kehadiran manusia.
  • Tubuh sebagai pusat orientasi tidak bisa dipandang sebagai alat sematamata,tapi mengukuhkan kehadiran kita sebagai eksistensi.

Komunikasi dan cinta
  • Komunikasi : suatu hal yang apriori tak mungkin tanpa adanya sengketa, karna setiap kali orang menemui orang lain pada akhirnya akan terjadi saling objektifikasi, yg seorg seolah2-seolah membekukan orang lain.  Terjadi saling pembekuan sehigga masing-masing jadi objek.
  • Cinta = bentuk hubungan keinginan saling memiliki (objek cinta). Akhirnya cinta bersifat sengketa karna objektifikasi yang tak terhindarkan.
Sumber : Mata kuliah KBK Filsafat oleh Bpk. Dr Raja Oloan Tumanggor

Jumat, 26 September 2014

Filsafat Manusia

Filsafat Manusia

Apa itu filsafat?

  • Filsafat : philein (mencintai); sophia (kebijaksanaan)
  • Filsafat sebagai perenungan dicirikan oleh:
  • Mengkaji segala hal secara kritis
  • Menggunakan metode dialektis
  • Berusaha mencapai realitas terdalam (arkhe)
  • Bertujuan menangkap tujuan ideal realitas
  • Mengetahui bagaimana harus hidup sebagai manus
  • Jadi…
  • Filsafat sebagai hasil perenungan
  • Filsafat sebagai kritik
  • Filsafat sebagai ilmu yang berusaha mencari kebenaran secara metodik, sistematis, rasional, runtut, radikal dan bertanggungjawab
Apa itu filsafat manusia?

  • Bagian filsafat yang mengupas apa arti manusia/menyoroti hakikat atau esensi manusia
  • Memikirkan tentang asal-usul kehidupan manusia (origin of human life), hakikat hidup manusia (the nature of human life), dan realitas eksistensi manusia
  • Hasrat untuk tahu siapa dan apakah manusia. 
  • Maka, filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.
Apa perlunya belajar filsafat ?

  • Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari “yang ada”
  • Manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
  • Boleh saja tidak harus tahu segala hal, tapi sekurang-kurangnya harus mengenal dan mengerti diri sendiri secara mendalam agar dapat mengatur diri dalam hidup ini.
Metode filsafat manusia?


  • Sebagai bagian dari filsafat, cara kerja filsafat manusia juga sama dengan filsafat pada umumnya


  • Yaitu: refleksi, analisa transendental dan sintesa

Juga: ekstensif, intensif dan kritis

Objek filsafat manusia

  • Objek material: manusia
  • Objek formal: esensi manusia, strukturnya yang fundamental
  • Struktur fundamental bukan fisik melainkan struktur metafisik yakni intisari, struktur dasar, bentuk terpenting manusia, dinamisme primordial manusia yang diketahui melalui daya pikir, bukan penginderaan.
yang dibahas pada filsafat manusia?


  • Mencari kekhasan manusia
  • Manusia sebagai “ada-di-dunia”
  • Evolusi
  • Antarsubyektivitas (sosialitas manusia)
  • Manusia sebagai eksistensi bertubuh
  • Transendensi
  • Manusia sebagai roh
  • Pengetahuan manusia
  • Kebebasan
  • Kesejarahan/historisitas
  • kebudayaan, sains dan teknologi
  • Dimensi antropologis dari pekerjaan
  • Manusia sebagai pribadi/persona
  • Kematian dan harapan
sumber : mata kuliah filsafat

Kebebasan

jumat,26 september 2014

Kebebasan
Jiwa dan badan

  • Eksistensi jiwa dalam tubuh memampukan manusia untuk menghadirkan diri secara total di dunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya
  • Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas
  • Karena jiwalah manusia menjadi mahluk bebas
  • Kebebasan itu mendasar bagi manusia dan merupakan penting humanisme
Pandangan determinisme

  • determinisme: aliran yang menolak kebebasan sebagai kenyataan hidup bagi manusia. Setiap peristiwa, termasuk tindakan dan keputusan manusia disebabkan oleh peristiwa-peristiwa lainnya.
  • Seluruh kegiatan manusia di dunia berjalan menurut keharusan yang bersifat deterministik


Determinisme fisik-biologis
Determinisme psikologis
Determinisme sosial
Determinisme teologis
Apa arti kebebasan?
  • Pengertian umum/Kebebasan negatif/tidak ada hambatan (tidak ada paksaan, tidak ada hambatan, tidak ada halangan, tidak ada aturan). Tapi ini bukan kebebasan eksistensial
  • Pengertian khusus/kebebasan eksistensial
  • Penyempurnaan diri (ingat filsafat proses Whitehead?)
  • Kesanggupan memilih dan memutuskan
  • Kemampuan mengungkapkan berbagai dimensi kemanusiaan (kebebasan/hak-hak dasar seperti ditegaskan Franz Magnis-Suseno)
Sejarah perkembangan masalah kebebasan

  • Masalah yang sudah sangat lama dan memiliki sejarah panjang
  • Filsafat Yunani tidak memberikan jawaban yang memuaskan atas masalah kebebasan karena…
  • Adanya pandangan bahwa semua hal berada di bawah “nasib”, “kehendak mutlak” yang mengatasi manusia dan para dewasa, yang secara sadar atau tidak sadar menentukan tindakan. Jadi, tak ada pertanggungjawaban manusia atas tindakannya
  • Menurut pemikiran Yunani, manusia adalah bagian alam maka harus mengikuti hukum umum yang mengaturnya
sumber : mata kuliah filsafat