Jumat, 26 September 2014

Filsafat Manusia

Filsafat Manusia

Apa itu filsafat?

  • Filsafat : philein (mencintai); sophia (kebijaksanaan)
  • Filsafat sebagai perenungan dicirikan oleh:
  • Mengkaji segala hal secara kritis
  • Menggunakan metode dialektis
  • Berusaha mencapai realitas terdalam (arkhe)
  • Bertujuan menangkap tujuan ideal realitas
  • Mengetahui bagaimana harus hidup sebagai manus
  • Jadi…
  • Filsafat sebagai hasil perenungan
  • Filsafat sebagai kritik
  • Filsafat sebagai ilmu yang berusaha mencari kebenaran secara metodik, sistematis, rasional, runtut, radikal dan bertanggungjawab
Apa itu filsafat manusia?

  • Bagian filsafat yang mengupas apa arti manusia/menyoroti hakikat atau esensi manusia
  • Memikirkan tentang asal-usul kehidupan manusia (origin of human life), hakikat hidup manusia (the nature of human life), dan realitas eksistensi manusia
  • Hasrat untuk tahu siapa dan apakah manusia. 
  • Maka, filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.
Apa perlunya belajar filsafat ?

  • Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari “yang ada”
  • Manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
  • Boleh saja tidak harus tahu segala hal, tapi sekurang-kurangnya harus mengenal dan mengerti diri sendiri secara mendalam agar dapat mengatur diri dalam hidup ini.
Metode filsafat manusia?


  • Sebagai bagian dari filsafat, cara kerja filsafat manusia juga sama dengan filsafat pada umumnya


  • Yaitu: refleksi, analisa transendental dan sintesa

Juga: ekstensif, intensif dan kritis

Objek filsafat manusia

  • Objek material: manusia
  • Objek formal: esensi manusia, strukturnya yang fundamental
  • Struktur fundamental bukan fisik melainkan struktur metafisik yakni intisari, struktur dasar, bentuk terpenting manusia, dinamisme primordial manusia yang diketahui melalui daya pikir, bukan penginderaan.
yang dibahas pada filsafat manusia?


  • Mencari kekhasan manusia
  • Manusia sebagai “ada-di-dunia”
  • Evolusi
  • Antarsubyektivitas (sosialitas manusia)
  • Manusia sebagai eksistensi bertubuh
  • Transendensi
  • Manusia sebagai roh
  • Pengetahuan manusia
  • Kebebasan
  • Kesejarahan/historisitas
  • kebudayaan, sains dan teknologi
  • Dimensi antropologis dari pekerjaan
  • Manusia sebagai pribadi/persona
  • Kematian dan harapan
sumber : mata kuliah filsafat

3 komentar: